Friday, May 17, 2019

Ruteng, Nusa Tenggara Timur

- 03052019 - 

 
Halo, Salam Bahagia dari saya. Bagaimana kabar kalian?. Saya harap semua teman-teman baik-baik saja.

Kenapa saya bisa berada di NTT?. ya kerena menjalankan tugas negara. Saya akan menceritakan sedikit pada teman-teman semua pengalan saya. Bagaimana saya bisa sampai ada di NTT sedangkan saya sendiri dari Jatim.

Jadi begini. Saya lulus SMA tahun 2018 kemarin. Awalnya saya akan melanjutkan sekolah di jenjang universitas. Saya memilih Universitas Negeri Malang, dan syukur saya di terima pada program studi S1 Teknologi Informasi jalur SBMPTN. Tapi, saya tidak mengambil itu dan memilih mengundurkan diri. Orang tua juga tidak mengijinkan, karena waktu itu masalah biaya, apalagi biaya sekolah adik-adik masih banyak. Ada lagi alasan, saya di suruh bekerja dulu, setelah itu baru lanjut pendidikan.

Saya di ajak oleh teman unuk mendaftar CPNS. Niatnya untuk memperoleh pengalaman, syukur jika diterima. Akhirnya saya mencari tahu apa saja syaratnya agar saya bisa menyiapkan semuanya. Dari ijasah, ktp, dan masih banyak lagi. Saya memilih untuk mendaftar di instansi Kejaksaan, di sana lowongan memakai ijazah SLTA

Berbagai tes sudah saya ikuti. Melangkapi berkas dan harus bolak balik KDR-SUB. Tahapan demi tahapan dengan sistem gugur. Saya mendaftar dari Jawa Timur. Jadi pendaftarannya di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur yang berada di Jl. Ahmad Yani No.54, Gayungan, Kota SBY, Jawa Timur 60234

Waktu pengumpulan berkas saya umur 18 tahun 3 bulan, di sini memperhatikan umur, sertifikat/ijazah komputer, dan sertifikat beladiri. Berangkat bersama teman-teman, diantar, bahkan sampai berangkat sendiri. Ada tes CAT yang diadakan oleh BKN, ini tes pertama. Setelah lolos ada tes Kesehatan, dan terakhir tes Wawancara yang dilakukan oleh Kejaksaan. Saya mendaftar dari Bulan Oktober 2018 sampai pengumuman SK pada Bulan April 2019.

Ada Diklat TAK di Jl. RM. Harsono, RT.6/RW.7, Ragunan, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12550. Diklat dilaksanakan selama kurang lebih 2 minggu. Penerimaan SK tgl 9 April 2019.

Yang saya lihat pertama kali adalah penempatan. "Kejaksaan Negeri Manggarai". Saya bingung, Manggarai mana ya, daerah mana?. Saya tanya teman kan, dia bilang JKT. Tapi saya tidak percaya. Buka internet cari tahu, ternyata NTT. Saya teliti lagi baca lagi tapi tetap sama "Manggarai". Saya baca terus sampai ada catatan di bawah. Kejaksaan Negeri Manggarai di Ruteng, Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur di Kupang.

Syok?. pasti lah. Saya tidak ada pengalaman jauh dari orang tua. Ya sudahlah, jalani saja, hidup merantau di Ruteng. Tetap bersyukur, lulus SMA langsung dapat kerja, PNS pula. Banyak yang ingin di posisi saya.  Akhirnya saya terima. Beri kabar ke orang tua di Kediri. Saya tidak tega ingin memberi tahu, tapi mau bagaimana lagi.

Setelah semua tahu, perlahan-lahan akhirnya mereka bisa menrima kenyataan bahwa saya akan pergi ke Ruteng tepatnya di Pulau Flores untuk menjalankan tugas. Harapan saya, semoga di Ruteng saya bisa bekerja dengan baik, mendapat banyak pengalaman juga banyak teman-teman.

Tuhan pasti punya alasan tersendiri mengapa saya berada di posisi saya sekarang ini. Tetap bersyukur dan selalu berdoa untuk diberi kelancaran dan kemudahan dalam menjalankan tugas maupun menjalankan hari-hari di Ruteng nantinya. 

Dan untuk teman-teman semuanya. Jangan lupa untuk berminpi. Mimpi itu tidak ada yang salah.  Berharap meminta kepada Tuhan dan selalu berdoa. Sukses selalu untuk kalian yang sudah meluangkan waktu untuk membaca tulisan saya. Semoga apa yang kalian inginkan nantinya bisa kalian dapatkan di kemudian hari. Amin 


0 komentar:

Post a Comment